
Bahan : Kertas Tisu
Tujuan: Mengajak anak-anak untuk memahami pentingnya penguasaan diri.
Ajak semua anak membentuk lingkaran. Pemimpin permainan berada di tengah lingkaran sambil memegang selembar kertas tisu. Ketika ia melemparkan tisu ke udara, semua anak dan pemimpin permainan harus tertawa.
Namun, ketika tisu menyentuh lantai, semua anak harus segera berhenti tertawa. Jika ada anak yang tidak tertawa saat tisu melayang di udara atau tidak berhenti tertawa saat tisu menyentuh lantai, maka ia harus keluar dari permainan itu.
Setelah pemainan (yang dilakukan sekitar 10 menit), ajaklah anak-anak untuk melakukan refleksi permainan bersama-sama:
1. Mudahkah kamu tertawa tanpa sebab?
2. Mudahkah kamu menghentikan tertawa secara tiba-tiba? Bagaimana rasanya?
3. Apakah jumlah anak mempengaruhi kemudahan untuk tertawa? Lebih enak mana: tertawa dengan teman sedikit atau banyak teman? Mengapa?
4. Bagaimana pendapatmu tentang: Hati yang gembira adalah obat yang manjur, tetapi semangat yang patah mengeringkan tulang (Ams.17:22)?










Comments
Tell us what do you think.
There are no comments on this entry.