keep-going-email-corner-agustus-2014

Keep Going!

Seorang pemuda yang tidak percaya adanya Tuhan, sedang menjalani pelatihan untuk mengikuti cabang loncat indah di Olimpiade. Ia memiliki seorang teman Kristen, yang banyak bersaksi kepadanya tentang Tuhan Yesus, sekalipun belum sampai meyakinkan hatinya.

Suatu malam, ia pergi ke kolam renang di kampusnya untuk berlatih sendirian. Semua lampu padam ketika itu, tapi karena cahaya bulan cerah, ia merasa sudah cukup penerangan untuk menemaninya berlatih. Ia pun naik ke papan loncat yang paling tinggi.

Ketika ia berbalik dan merentangkan tangan, ia mendapati bayangan tubuhnya oleh cahaya bulan di dinding berbentuk salib. Dan entah kenapa bayangan salib itu menyentuh hatinya, semua kesaksian sahabatnya terlintas lagi di pikirannya. Dia kemudian mundur dari papan loncat itu dan berlutut berdoa, menerima Tuhan Yesus di dalam hatinya sebagai Tuhan dan Juruselamat.

Sementara dia sedang berdoa, seorang petugas kampus masuk dan menyalakan lampu. Dan dengan terkejut pemuda itu menyadari bahwa kolam di bawahnya ternyata tidak berisi air! Kolam itu sedang dikeringkan karena akan dilakukan pembersihan rutin.

Ternyata keputusannya untuk menerima Tuhan Yesus telah menyelamatkan hidupnya dari kematian yang tragis. Tuhan menyelamatkannya pada saat yang paling tepat. Banyak orang akan menyebutnya kebetulan, tapi memang demikianlah cara Tuhan berkarya: tak terduga, kuat, dan selalu tepat pada saatnya.

Banyak kali ketika kita berkarya, melakukan yang terbaik bagi kemuliaan Tuhan, biasanya kita tidak dengan segera melihat hasilnya. Tapi jangan menjadi kecewa apalagi berhenti berkarya, jangan berhenti berdoa dan jangan berhenti berharap. Lakukan saja yang terbaik, dan biarkan Roh Allah bekerja melanjutkan dalam diri orang-orang yang menerimanya. Lalu serahkan hasilnya kepada Tuhan.

Teruslah berkarya dengan setia, selanjutnya Tuhan akan menyelesaikannya sampai sempurna!

(Thanks to Erny Halim at Group The Lion of Judah Ministry)

Photo Credit: kaneda99 via Compfight cc

Share ini ke Google+

One Comment

    • septian purba
    • 31 August 2014
    • Reply

    Amin!

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *