renungan-18-agustus-2015-kemerdekaan-yang-sejati

KEMERDEKAAN YANG SEJATI

Bacaan Alkitab Setahun:
I Korintus 1
Ayat Emas
….Tetapi janganlah kamu mempergunakan kemerdekaan itu sebagai kesempatan untuk kehidupan dalam dosa, melainkan layanilah seorang akan yang lain oleh kasih.
(Gal. 5:13b)

Orang bijak adalah mereka yang belajar dari kesalahan atau kejatuhan orang lain. Orang pandai adalah mereka yang pernah jatuh, tetapi belajar dari kejatuhannya. Orang bodoh adalah mereka yang jatuh ke lubang yang sama, untuk kesekian kalinya.

Kerygmers, mungkin kamu pernah mendengar salah satu ungkapan di atas. Ada banyak orang percaya siapa yang jatuh pada lubang yang sama untuk kesekian kalinya, artinya mereka telah dibodohkan oleh dosa.

Lubang dosa yang telah tertutup oleh kebodohan mereka itu, mengakibatkan mereka terus jatuh dalam kenikmatan dosa yang mematikan, untuk kesekian kalinya, tanpa mereka sadari.

Banyak orang yang terjebak dalam penggunaan Narkoba, karena mereka telah dibutakan oleh bujuk rayu yang memabukkan. Biasanya, orang yang pernah memakai Narkoba, akan kembali jatuh dalam lubang perangkap yang sama, saat pertahanan diri mereka lemah.

Sama seperti kita, jika kehidupan lama kita tidak diubahkan, maka dosa akan senantiasa mengintip dan menjerat kita. Hanya dengan berpegang teguh pada Firman-Nya, hidup di dalam terang kasih-Nya, dan selalu merindukan waktu-waktu intim bersama Tuhan, inilah yang akan mengubahkan kehidupan rohani kita.

Jika saat ini hidupmu belum diubahkan, segera datang pada Tuhan Yesus. Terima Dia sebagai juru selamat dalam hidupmu, agar kamu bisa merasakan kemerdekaan yang sejati!

Kemerdekaan harus dijaga, kalau perlu diperjuangkan, agar tidak hilang!
Doaku:
“Tuhan Yesus, aku tahu sekarang, bahwa hanya bersama-Mu saja kemerdekaan yang sesungguhnya tersedia. Aku mau makin dekat dengan-Mu. Amin”

Photo Credit: https://petrusjs.wordpress.com

Share ini ke Google+

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *